Prospek Bisnis Properti Saat Ini

Tidaklah dipungkiri jika prospek bisnis properti belakangan ini terus meningkat. Pasalnya, tingkat pertumbuhan ekonomi yang baik, turunnya suku bunga, dan meningkatnya daya beli masyarakat, diyakini oleh sebagian besar kalangan sebagai faktor utama bangkitnya bisnis properti di dunia, termasuk di Indonesia. Maka, tidak salah jika sejumlah media massa terkemuka tanah air, berani memprediksikan bahwa tahun 2012 sebagai tahun kebangkitan bisnis properti.

Prospek Bisnis Properti

Bisnis Properti

Prospek bisnis properti di Indonesia merupakan yang paling menguntungkan di dunia. Bisnis properti tahun ini sangat bagus. Karena ekonomi baik, daya beli tinggi dan suku bunga sangat rendah. Akibatnya, bank berlomba-lomba sehingga konsumen dimanjakan. Menurutnya, kesempatan seperti ini belum pernah terjadi di Indonesia sebelumnya. Suku bunga 12%, sekarang 8%, dan fix lima tahun. Inilah tanda-tanda akan booming property.

Bahkan, kenaikan BBM yang bisa memberi dampak pada inflasi, tidak akan berdampak signifikan terhadap bisnis ini. Ekonomi di negeri ini tumbuh cukup tinggi, dan inflasi saat ini sangat rendah. Jadi, kalaupun naik sedikit maka tidak akan berpengaruh. Selain itu, harus diingat, bank sekarang mengalami kelebihan likuditas. Sehingga, mereka akan bersaing untuk menawarkan kredit. Menurut data BPS 2011, masih ada sekitar 14 juta keluarga, atau 23% dari 61 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah. Hal ini membuat prospek properti di Indonesia sangat luar biasa.

Pemerintah juga terlihat sulit menyediakan rumah bagi keluarga berpenghasilan menengah ke bawah. Lihat saja, permintaan (dememd) rumah mencapai 900 ribu unit per tahun, sedangkan suplai hanya 80 ribu per tahun. Ini bisa jadi salah satu alasan kenapa prospek bisnis properti terbuka lebar.

Selain itu, di Indonesia semua segmen pasar properti sangat terbuka sebagai investasi atau bisnis bagi investor dan pengembang, termasuk pasar untuk kelas paling bawah. Kawasan yang paling prospektif untuk investasi properti di 2012, tidak lain adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Alasannya cukup sederhana, karena kebutuhan hunian yang tertinggi di Indonesia tahun ini masih ada di Jabodetabek.

Perkiraan bahwa dalam sepuluh tahun ke depan, penduduk Jabodetabek dapat bertambah sekitar 7,2 juta jiwa. Jika diasumsikan satu rumah dihuni oleh empat orang, maka dalam sepuluh tahun ke depan akan diperlukan 1,8 juta unit hunian, sehingga setiap tahun dibutuhkan setidaknya 180 ribu unit hunian.

Sunrise Location

Prediksi, kondisi yang baik ini bisa berlangsung paling tidak hingga lima tahun ke depan, Untuk itu perlu diketahui, prospek bisnis properti yang menjanjikan adalah yang berada di sunrise location. Sunrise location dapat menjadi incaran tahun ini guna tujuan menciptakan tingkat pengembalian yang optimal. Menurutnya, tingkat pengembaliannya di atas 150%.

Sunrise location adalah daerah-daerah yang memiliki tingkat pengembalian sewa memenuhi atau melebihi cicilan ke bank. Misalnya, sebuah properti harga 700 juta, lalu kita pinjam dari bank 500 juta, dan DP 200 juta. Kemudian, kita sewakan 6 juta per bulan, sedangkan cicilan ke bank di bawah 6 juta. Berarti, setiap tahun kita masih kelebihan uang.

Properti seperti itu, di Jakarta hanya satu persen dari total properti yang jumlahnya 600 triliun. Properti itu bisa seperti ruko, kios, town houses, apartemen, ataupun kondomonium. Hal yang penting ialah cara kita mempelajari daerah mana yang sunrise location.

Jika investor membeli saat ini, maka investor akan memperoleh untung ketika menjual paling cepat 2025 dan paling lama 2026. Untuk itu, harus dipisahkan antara properti dan uang. Jadi, bila nanti sunrise sudah mengarah ke sunset, segera pindahkan uang ke daerah sunrise yang baru. Ini dapat melipatgandakan uang melalui properti (compounding) makan prospek bisnis properti sangat cerah.

Selain itu, investor Indonesia tidak perlu khawatir dengan serbuan investor asing di bidang properti. Dari luar, untuk masuk ke properti sulit, karena regulasi Indonesia belum memberi kemudahan, seperri di Malaysia dan Singapura. Kalaupun investor asing mau masuk, paling ke Batam dan Bali yang sudah lebih mudah.

Alasan Prospek Bisnis Properti

Dengan demikian, setidaknya ada tiga alasan prospek bisnis properti Indonesia menjadi yang terbaik di dunia.

  1. Masih ada 14 juta dari 61 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah.
  2. Pemerintah semakin kesulitan menyediakan rumah bagi keluarga kelas menengah ke bawah. Tengok saja, permintaan rumah mencapai 900 ribu unit per tahun, sedangkan pasokan hunian hanya 80 ribu unit dalam setahun.
  3. Semua segmen pasar properti di tanah air, terbuka luas sebagai investasi, termasuk pasar kelas paling bawah. Sedangkan, di luar negeri, bisnis properti untuk pasar kelas menengah ke bawah tertutup untuk pengembang dan investor. Sebab, pasokan properti kelas menengah ke bawah dikendalikan oleh pemerintah negara.

Meskipun berinvestasi properti hampir bisa dipastikan menghasilkan keuntungan, mengingat harga properti di Indonesia belakangan ini terus meningkat setelah tahun 1998 sempat mengalami keterpurukan, namun tidaklah dipungkiri bahwa bisnis ini tetap saja memerlukan strategi yang jitu untuk meraup kesuksesan.

Strategi Bisnis Properti

Di antara strategi meraih prospek bisnis properti yang lebih besar adalah jeli melihat pertumbuhan area sekitar. Jeli melihat pertumbuhan area sekitar menjadi salah satu acuan, menilik tinggi-rendahnya nilai investasi dalam satu kawasan. Cibubur, misalnya, yang terus berkembang, baik dari sisi fasilitas maupun infrastruktur. Kini, sedang dibangun beberapa akses jalan untuk mengurai kemacetan di ruas jalan Transyogi.

Kelengkapan fasilitas dan aksesibilitas tinggi dapat meningkatkan nilai investasi sebuah kawasan. Di Cibubur, yang rata-rata naik 12% per tahun, bahkan (di sejumlah lokasi tertentu) mencapai 30% per tahun

Kredibilitas pengembang juga sangat berperan dalam kesuksesan bisnis properti. Tidak ada salahnya menilik proyek-proyek yang pernah ditangani oleh pengembang sebelumnya dan meminta master plan untuk perumahan yang sedang Anda incar. Patut disadari, semakin lengkap fasilitasnya, semakin tinggi kenyamanan yang dirasakan oleh penghuni, semakin tinggi pula kenaikan nilai investasinya. Hal ini pula yang dilakukan Kora Wisata sejak pertama kali hadir di Cibubur, dan menjadi salah satu pionir kawasan perumahan berkonsep tematik.

Nah, sekarang ini, kita telah memasuki tahun 2020, maka tidak ada salahnya sedari sekarang, menilik bentuk investasi yang tepat untuk masa depan Anda. Berinventasi properti bisa menjadi salah satu jalan bagi Anda untuk menjadi sukses di kemudian hari. Bagaimana?

Peluang dan Prospek Bisnis Properti

Sekian informasi seputar prospek bisnis properti saat ini, semoga postingan kali ini mencerahkan kalian. Tolong postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Pebisnis Property Sukses


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *